Komentar

Pembelajaran Model Discovery Learning

Discovery Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menuntut siswa untuk menemukan sendiri informasi yang dibutuhkan

Discovery Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menuntut siswa untuk menemukan sendiri informasi yang dibutuhkan, bukan diberi langsung oleh guru. Model ini dikembangkan berdasarkan teori konstruktivisme, yang menyatakan bahwa pengetahuan dibangun oleh individu melalui interaksinya dengan lingkungan dan pengalaman.

Tokoh utama: Jerome Bruner, seorang psikolog pendidikan, yang mempopulerkan model ini pada tahun 1960-an.

 Tujuan Discovery Learning

  • Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis.

  • Menumbuhkan rasa ingin tahu dan sikap ilmiah.

  • Meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa.

  • Memfasilitasi pemahaman konsep yang mendalam.

  • Mendorong pembelajaran aktif dan mandiri.

Langkah-Langkah (Sintaks) Discovery Learning

Menurut Bruner dan pengembang lainnya, tahapan dalam Discovery Learning adalah:

  1. Stimulation (Stimulasi)

    • Guru memberikan pertanyaan, masalah, atau fenomena untuk merangsang rasa ingin tahu siswa.

  2. Problem Statement (Pernyataan Masalah)

    • Siswa merumuskan masalah atau pertanyaan yang akan mereka cari jawabannya.

  3. Data Collection (Pengumpulan Data)

    • Siswa mengumpulkan informasi dari berbagai sumber (buku, eksperimen, observasi, diskusi).

  4. Data Processing (Pengolahan Data)

    • Data dianalisis dan diklasifikasikan untuk menemukan pola atau prinsip.

  5. Verification (Pembuktian)

    • Siswa membuktikan temuan mereka dengan data yang dikumpulkan untuk melihat apakah sesuai dengan fakta.

  6. Generalization (Penarikan Kesimpulan)

    • Siswa menarik kesimpulan atau menyusun generalisasi dari hasil penemuan.

Peran Guru dalam Discovery Learning

  • Fasilitator: Membimbing dan mendukung, bukan sebagai sumber informasi utama.

  • Motivator: Membangkitkan minat dan mempertahankan semangat belajar siswa.

  • Mediator: Mengarahkan proses pembelajaran jika siswa menemui kesulitan.

Kelebihan Discovery Learning

✅ Meningkatkan pemahaman konsep yang lebih mendalam
✅ Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah
✅ Mendorong kemandirian dan kreativitas siswa
✅ Meningkatkan retensi memori karena siswa mengalami langsung proses belajar

Kekurangan Discovery Learning

❌ Memerlukan waktu yang lebih lama
❌ Tidak semua siswa siap untuk belajar mandiri
❌ Guru harus memiliki kemampuan manajemen kelas dan penguasaan materi yang kuat
❌ Bisa menimbulkan kebingungan jika arahan tidak jelas

Contoh Penerapan Discovery Learning

Mata Pelajaran: IPA - Gaya dan Gerak

  • Stimulasi: Guru menunjukkan video benda jatuh bebas dan bertanya “Mengapa semua benda jatuh ke bawah?”

  • Pernyataan Masalah: Siswa bertanya “Apa yang menyebabkan benda jatuh?”

  • Pengumpulan Data: Siswa membaca buku, melakukan eksperimen benda jatuh.

  • Pengolahan Data: Siswa mencatat bahwa semua benda jatuh karena adanya gaya gravitasi.

  • Pembuktian: Siswa membandingkan hasil eksperimen mereka dengan teori.

  • Kesimpulan: Gaya gravitasi menyebabkan benda jatuh ke bumi


Baca Juga

Post a Comment

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.