When turned on automatically changes
the theme color on reload.
When you turn on mode
Combat your eye strain when reading.
When turned on automatically changes
the theme color every 5 sec.
Discovery Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menuntut siswa untuk menemukan sendiri informasi yang dibutuhkan, bukan diberi langsung oleh guru. Model ini dikembangkan berdasarkan teori konstruktivisme, yang menyatakan bahwa pengetahuan dibangun oleh individu melalui interaksinya dengan lingkungan dan pengalaman.
Tokoh utama: Jerome Bruner, seorang psikolog pendidikan, yang mempopulerkan model ini pada tahun 1960-an.
Tujuan Discovery Learning
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis.
Menumbuhkan rasa ingin tahu dan sikap ilmiah.
Meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa.
Memfasilitasi pemahaman konsep yang mendalam.
Mendorong pembelajaran aktif dan mandiri.
Menurut Bruner dan pengembang lainnya, tahapan dalam Discovery Learning adalah:
Stimulation (Stimulasi)
Guru memberikan pertanyaan, masalah, atau fenomena untuk merangsang rasa ingin tahu siswa.
Problem Statement (Pernyataan Masalah)
Siswa merumuskan masalah atau pertanyaan yang akan mereka cari jawabannya.
Data Collection (Pengumpulan Data)
Siswa mengumpulkan informasi dari berbagai sumber (buku, eksperimen, observasi, diskusi).
Data Processing (Pengolahan Data)
Data dianalisis dan diklasifikasikan untuk menemukan pola atau prinsip.
Verification (Pembuktian)
Siswa membuktikan temuan mereka dengan data yang dikumpulkan untuk melihat apakah sesuai dengan fakta.
Generalization (Penarikan Kesimpulan)
Siswa menarik kesimpulan atau menyusun generalisasi dari hasil penemuan.
Fasilitator: Membimbing dan mendukung, bukan sebagai sumber informasi utama.
Motivator: Membangkitkan minat dan mempertahankan semangat belajar siswa.
Mediator: Mengarahkan proses pembelajaran jika siswa menemui kesulitan.
✅ Meningkatkan pemahaman konsep yang lebih mendalam
✅ Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah
✅ Mendorong kemandirian dan kreativitas siswa
✅ Meningkatkan retensi memori karena siswa mengalami langsung proses belajar
❌ Memerlukan waktu yang lebih lama
❌ Tidak semua siswa siap untuk belajar mandiri
❌ Guru harus memiliki kemampuan manajemen kelas dan penguasaan materi yang kuat
❌ Bisa menimbulkan kebingungan jika arahan tidak jelas
Mata Pelajaran: IPA - Gaya dan Gerak
Stimulasi: Guru menunjukkan video benda jatuh bebas dan bertanya “Mengapa semua benda jatuh ke bawah?”
Pernyataan Masalah: Siswa bertanya “Apa yang menyebabkan benda jatuh?”
Pengumpulan Data: Siswa membaca buku, melakukan eksperimen benda jatuh.
Pengolahan Data: Siswa mencatat bahwa semua benda jatuh karena adanya gaya gravitasi.
Pembuktian: Siswa membandingkan hasil eksperimen mereka dengan teori.
Kesimpulan: Gaya gravitasi menyebabkan benda jatuh ke bumi